Berikut ke 7 Tandanya:
Terobsesi oleh status
Social climber akan berteman dengan orang lain hanya berdasarkan status sosial. Mereka akan menyaring teman berdasarkan apa yang orang tersebut gunakan (misalnya menggunakan barang-barang mewah) atau apa yang orang tersebut miliki (contohnya jabatan, aset, harta fisik) agar memperoleh status sosial lebih tinggi.
Peduli dengan pencitraan atau branding diri
Penampilan adalah hal yang nomor satu bagi social climber. Mereka mencitrakan dirinya dalam pergaulan dengan menggunakan barang-barang mewah atau mengikuti gaya hidup tertentu. Branding diri ini akan dibentuk sedemikian rupa agar dinilai orang lain setara atau bahkan lebih tinggi.
Selektif dalam memilih teman
Demi mendapatkan pengakuan sosial, social climber akan berusaha untuk ikut masuk ke dalam lingkaran pertemanan yang mereka inginkan. Dalam perjalanan menuju ke sana, mereka akan selektif memilih teman dan tidak ingin berbasa-basi dengan orang lain yang mereka anggap berstatus sosial lebih rendah.
Senang memanfaatkan teman
Bukan hal yang aneh jika para social climber senang memanfaatkan orang lain. Tentunya mereka melakukan hal tersebut untuk keuntungan diri sendiri.
Kurang berempati
Dari luar, teman-teman yang dimiliki oleh social climber terlihat banyak padahal sebetulnya tidak terlalu dekat secara personal. Social climber juga cenderung bersikap narsis, mementingkan diri sendiri, dan kurang berempati dengan orang lain.
Tidak dapat diandalkan
Sering membatalkan janji di detik-detik terakhir jika mendapatkan 'tawaran' lain yang lebih menjanjikan adalah salah satu ciri social climber. Mereka akan melakukan segala cara untuk selalu berada di puncak. Jika seseorang dianggap sebagai penghalang, mereka tak segan-segan untuk meninggalkan.
Ingin menjadi pusat perhatian
Salah satu hal yang diinginkan oleh social climber adalah rasa kagum dari orang lain. Jika orang lain memperhatikan mereka, ini akan membuat mereka senang dan puas. Tidak ada yang lebih membanggakan mereka ketimbang pujian dan semacamnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar